Unilak Tuan Rumah Pertemuan Pimpinan PTS di Riau

Sabtu,20 Januari 2018 - 01:48:pm WIB | Posted By : Unilak Admin

Unilak-Disela-sela pemberian materi bagi para dosen Unilak, Koordinator Kopertis X Prof Dr.Herry menggelar pertemuan dengan pimpinan perguruan tinggi swasta di Riau yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Riau  untuk membicarakan perkembangan perguruan tinggi di Indonesia khususnya di wilayah Kopertis X yaitu Provinsi Riau,Sumbar,Jambi,dan Kepulauan Riau. Bertempat di Aula gedung Pustaka Unilak,Jumat,19/1,beberapa pimpinan yang hadir diantaranya Pejabat Universitas Islam Riau,Rektor Universitas Lancang Kuning Dr.Hasnati,,Rektor Universitas Abdul Rab, Rektor Universitas Pasir Pangaraian, rektor Universitas Muhammadiyah Riau. Dari Unilak sebagai tuan rumah hadir Wakil Rektor I Dr.Junaidi, wakil rektor II Ermina Sari STP,MSC, Wakil Rektor III Dr.Eddy Asnawi.M.Hum,jajaran dekan dan dosen di Unilak.

Rektor Unilak Dr.Hj Hasnati dalam sambutannya mengatakan dalam pertemuan ini kita memanfaatkan momen saat  Prof.Dr.Herry hadir di  Pekanbaru disela-sela mengisi materi di Unilak dengan menggelar pertemuan dengan para rektor perguruan tinggi swasta yang ada di Riau. Pertemuan ini menjadi penting untuk mengupgrade segala informasi yang terkait dengan pekembangan perguruan tinggi di wilayah Kopertis X.

Acara Pertemuan dengan Koordinator Kopertis X ini dilakukan dengan diskusi dan tanya jawab yang di moderatori oleh Dr.Junaidi. Prof Dr.Herry di hadapan para pimpinan perguruan tinggi menekankan informasi tentang perkembangan perguruan tinggi di Indonesia khususnya di wiyalah kopertis X. Di masa depan persaingan  kopertis bukan lagi pada masing-masing universitas di Indonesia tetapi dengan masuknya perguruan tinggi luar negeri ke Indonesia dan ini sudah ada dasar hukumnya. Untuk  menghadapi itu caranya adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan mutu dimasing-masing Universitas. Ujarnya.

""Dosen juga berperan dalam  meningaktan m,utu pendidikan PT,mari berpacu diri untuk itu." ujar Herry. Herry menambahkan di wliayah Kopertis X ada sekitar 249 perguruan tinggi sebagian besar sudah akreditasi,Herry menegaskan untuk pergurian tinggi yang belum terakreditasi hingga bulan Mei 2018 maka tidak dibenarkan untuk menggelar wisuda dan pemerintah Indonesia telah mengeluarkan aturannya. Untuk itu Kopertis X mendorong perguruan tinggi untuk terakreditasi secepatannya, di Kopertis X belum ada PT yang akreditasi A,sebagian besar baru B. Saat ini masyarakat sudah cerdas dan mengerti tentang akreditasi mereka akan memilih perguruan tinggi yang berkualitas.

Acara yang berlangsung lebih dari tiga jam ini juga diisi dengan sesi tanya jawab dengan suasana kekeluargaan dan di akhiri dengan foto bersama.