Pelantikan BEM – DPM FIA Unilak WR III: Nilai Aktifis Jangan Rendah

Selasa,28 Februari 2017 - 06:54:pm WIB | Posted By : Unilak Admin

Bertempat di Aula Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Lancang Kuning (FIA Unilak), Selasa (28/2) dilaksanakan Pelantikan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (BEM – DPM). Hadir dalam kesempatan ini Wakil Rektor III Unilak Dr H Eddy Asnawi SH MHum. Menurut Panitia Pelaksana Jupitar, kegiatan ini dilaksanakan sebagai amanat hasil kongres 2 minggu yang lalu dimana pengurus BEM dan DPM sebelumnya sudah digantikan melalui mekanisme Kongres Mahasiswa. Oleh karena itu Gubernur BEM sebelumnya TM Ramadhani beserta pengurusnya digantikan oleh Gubernur terpilih yakni Gusri.

“Begitu pula dengan kepengurusan DPM yang sebelumnya dipimpin oleh Ari Putra digantikan oleh M Fauzi. Kita bersyukur akhirnya kongres dan pelantikan ini berjalan dengan baik. Semoga pengurus selanjutnya dapat bekerja lebih baik dan sukses mengemban amanah mahasiswa,” ujar Jupitar. Pelantikan dilakukan oleh Dekan FIA Unilak Drs Abdul Mirad MM dan dihadiri Wakil Dekan III FIA Unilak Sudaryanto SP MSi, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unilak Alexsander Yandra SIP MSi, serta perwakilan kelembagaan mahasiswa di FIA dan Unilak. Mirad dalam kesempatan ini mengingatkan pengurus yang baru agar dapat melanjutkan program pengurus sebelumnya.

“Seperti Pekan Olahraga Dan Seni (Porseni) yang merupakan agenda rutin. Kemudian melaksanakan berbagai kegiatan lainnya baik dalam lingkup internal dan eksternal kampus. Fakultas sangat mendukung apa yang dilakukan oleh mahasiswa khususnya mengangkat dan mengharumkan almamater FIA Unilak. Kemudian secara internal pengurus kedepan harus lebih semangat dan aktif menjalankan roda organisasi,” himbaunya. Sementara itu Wakil Rektor III Unilak Dr H Eddy Asnawi SH MHum dalam pengarahannya mangatakan, tugas yang diemban pengurus baru merupakan amanah untuk mengurus mahasiswa. Artinya, mahasiswa harus siap dan mau nenafkahkan dirinya untuk melaksanakan program dan kegiatan kemahasiswaan.

“Jangan banyak daftar nama saja, tapi kepengurusan tidak jalan, bahkan kita khawatir kalau hanya masuk kepengurusan untuk gagahan saja. Mahasiswa harus resapi jadi pengurus, saya melihat saat ini masih ada mahasiswa yang belum meresapi dirinya sebagai pengurus kelembagaan yang harus berjuang untuk membangun roda organisasi mahasiswa,” tegasnya. Oleh karena itu kata Eddy, lakukan latihan kepemimpinan agar mahasiswa FIA Unilak khususnya menjadi motor dalam kepemimpinan. Terlebih lagi bisa menjadi motor penertiban administrasi sesuai dengan bidang ilmunya. Dengan demikian mahasiswa harus sedia meluangkan waktu, mengatur waktu agar menjadi orang yang suskes dengan prestasi dan organisasi.

Tidak boleh memiliki Indeks Prestasi/ Kumulatif (IP/ IPK) 2,5, harus lebih sehingga menjadi daya tarik mahasiswa lainnya dan memenuhi keinginan orang tua.