Pemberdayaan di Kampung Pinang Sebatang Perlu Ditigkatkan


Pemberdayaan di Kampung Pinang Sebatang Perlu Ditigkatkan

Kamis, 28 Jan 2021, 01:46:12 WIB, 115 View , Kategori : Umum

Ket Foto : Kantor Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak


Pemberdayaan adalah upaya memberikan daya (empowerment) atau penguatan (strengthening) kepada masyarakat. Begitu pula dengan Penduduk Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak perlu diberdayakan, yang berasal dari berbagai daerah yang berbeda-beda, dimana mayoritas penduduknya yang paling dominan Suku Melayu sehingga tradisi-tradisi musyawarah untuk mufakat, gotong royong dan kearifan lokal yang lain sudah dilakukan oleh masyarakat sejak adanya Kampung Pinang Sebatang.

Demikian dikatakan Dosen Universitas Lancang Kuning Pekanbaru, Dr Hj Surya Dailiti MSi, baru-baru ini di Pekanbaru. Permasalahan yang ada di kampung ini adalah masih terdapat penduduk miskin di Kampung Pinang Sebatang yang memerlukan perhatian, terdapat kendaraan berat dari berbagai perusahaan yang melintas menyebabkan kerusakan jalan, masih perlunya dukungan sarana dan prasarana olahraga di Kampung Pinang Sebatang terutama dari pemerintah dan masih terjadi kerusahan hutan dan lahan serta ada persoalan mengani status lahan antara masyarakat dan perusahaan.

“Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu seluruh elemen bangsa baik pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha/ swasta harus memiliki komitmen, partisipasi dan bersinergi dalam memberdayakan masyarakat. Konsep yang dipakai harus lebih luas dari hanya semata-mata memenuhi kebutuhan dasar (basic needs) atau menyediakan mekanisme untuk mencegah proses pemiskinan lebih lanjut (safety net) yang pemikirannya belakangan ini banyak dikembangkan sebagai upaya mencari alternatif terhadap konsep-konsep pertumbuhan di masa lalu,” ujar Surya Dailiati.

Apalagi tahun sebelumnya, Pemerintah Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan tahunan untuk pemberdayaan masyarakat. Seperti tahun 2019 sebesar Rp 97.057.000 hanya saja yang bisa digunakan Rp 39.761.000. Artinya terdapat sisa lebih penggunaan anggaran sebesar Rp 57.296.000 dari total anggaran desa sebesar Rp 2.418.213.189. Sisa lebih penggunaan anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp 69.403.223 dan sisa lebih penggunaan tahun berjalan Rp 303.971.406. Jadi belanja kampung/ desa tahun 2019 menjadi Rp 2.021.145.005.



Bersanding Ciptakan Kemajuan, Unilak dan IAIN Batu Sangkar Jalin Kerjasama
Jumat, 29 Jan 2021, 11:44:38 WIB, Dibaca : 226 Kali
Dapat Beasiswa Selama Kuliah, Wanda Dan Firdaus Raih Penghargaan Dari Dekan Fasilkom Unilak
Senin, 30 Nov 2020, 06:36:14 WIB, Dibaca : 325 Kali
Dekan Fekon Unilak Beri Penghargaan Ke Pemuncak Yudisium LXI
Sabtu, 28 Nov 2020, 15:18:08 WIB, Dibaca : 510 Kali

Tuliskan Komentar

Hello!

Klik salah satu customer service kami untuk mengobrol di WhatsApp atau kirim email kepada kami info@unilak.ac.id

Support Customer Service PMB 1
6285349494909
Support Customer Service PMB 2
6285349494919
Hubungi kami dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB
Halo! Apa yang bisa kami bantu?
×
Apa yang bisa saya bantu?